Perhatikan Tips Jitu Ini Agar Video YouTube Kalian Banyak Penontonnya

Siapa yang tidak tahu YouTube, sebuah situs video sharing yang banyak digunakan orang untuk berbagi video dengan berbagai macam konten, seperti Daily & Travel Vlog, Make up, Review & Unboxing, Gaming dan banyak lagi.  Seluruh masyarakat dunia berlomba-lomba untuk menjadi terkenal melalui platform yang didirikan pada 14 Februari 2005 ini, termasuk masyakarat Indonesia. Namun sebagian besar orang tidak mengetahui cara agar konten yang dibuat mampu menarik perhatian banyak orang.

Pengurus Wilayah Nadhatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta berupaya untuk menjawab ketidaktahuan tersebut melalui Pelatihan Jurnalistik Berbasis IT dengan tema “Pandai Bermedsos”. Pelatihan ini berlangsung Sabtu, 12 Desember 2020, dan dibuka oleh Dr Samsul Ma’arif, Pj Ketua PWNU DKI Jakarta.

Pembicara pada sesi edukasi YouTube, Ahmad Baihaki, menjelaskan secara detail kepada 30 peserta yang hadir mengenai tips jitu agar video yang kita unggah di YouTube mampu diminati. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum membuat video, yaitu riset mengenai potensi diri, menciptakan ide kreatif, menulis naskah yang baik, dan menentukan siapa yang akan menjadi penonton video kita.  “Sebelum produksi kita harus membuat perencanaan dan konsep yang jelas. Kita tentukan apa yang akan disajikan dan untuk siapa video itu diberikan, semuanya harus terukur agar tepat sasaran,” ungkap pria lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) ini.

Pembicara yang biasa disapa Bang Kiki ini juga mengingatkan, bahwa kunci agar video kita dilirik banyak orang adalah karena packaging yang menarik. Mulai dari penulisan judulnya sampai pembuatan Thumbnail video. “Banyak orang yang menyepelekan beberapa hal penting terhadap daya tarik video, seperti harus menulis judul yang relevan dengan isi, menulis deskripsi yang lengkap, sampai membuat sampul video yang eye catching,” lanjutnya di hadapan peserta Pelatihan Jurnalistik.

Ada dua hal yang juga menjadi faktor bagaimana bisa sebuah video banyak penontonnya, yaitu dengan membagikan video sebanyak-banyaknya dan melakukan pendekatan terhadap subscribers kita dengan membalas komentar mereka disetiap video yang diunggah. “Jangan lupa kita manfaatkan media sosial lainnya sebagai sarana membagikan link video YouTube yang sudah diunggah, selanjutnya kita harus komunikatif dengan para subscribers agar mereka merasa nyaman dan diperhatikan oleh kita,” kata Bang Kiki penuh semangat, sambil menambahkan bahwa sebagai kader NU para peserta wajib memproduksi konten-konten YouTube yang bermanfaat bagi kemasalahatan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *