PEMBUKAAN KONFERCAB PCNU JAKARTA TIMUR : “SIDANG TATIB MENETAPKAN MINIMAL UMUR 40 TAHUN CALON ROIS SYURIAH DAN TANFIDZIYAH NU JAKARTA TIMUR”

Bogor, Jawa Barat | NUJakarta.com

Pengurus Cabang NU Jakarta Timur mengadakan Konferensi cabang pada hari Jum’at 11 – 12 Oktober 2019 di Hotel Pramesthi, Puncak, Bogor. Acara yang di hadiri oleh peserta yang terdiri dari  MWC NU (Pengurus NU Kecamatan) Se-Jakarta Timur dan perwakilan dari Lembaga dan Banom PCNU Jakarta Timur. Acara dibukan langsung oleh Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta bapak Dr. H. Saefullah,M.Pd sekaligus juga Sekda Provinsi DKI Jakarta.

Acara  ini selain di hadiri oleh Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta Dr. H. Saefulah,M.Pd, Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta KH. Ahmad Zauhari, MA, Rois Syuriah PCNU KH. Ibnu Mulkan dan H. Fatonah Serta jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatu Ulama Provinsi DKI Jakarta lainnya tak lupa juga jajaran PCNU Jaktim

Acara ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbhanul Wathon yang dipandu oleh Fatayat NU Jakarta Timur, Sambutan dari Ketua Panitia Konferensi Cabang Jakarta Timur oleh Syarifuddin Cahyono S.Pd.i yang sekaligus menyampaikan laporan pertanggung jawaban acara konfrensi ini, serta di lanjutkan dengan sambutan Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta Drs.H. Saefullah, M.Pd, dan di tutup dengan pembacaan do’a oleh Katib Suryah PWNU DKI Jakarta KH. Ahmad Zauhari, MA.

Dalam Sambutannya Ketua Panitia Syarifuddin Cahyono Menyampaikan semua MWC NU se Jaktim serta Banom yang hadir dalam Konferensi Cabang Jakarta Timur ini hingga 70 % peserta yang hadir, jadi hal ini sudah memenuhi qorum yang sudah tercantum dalam Ad/Art NU. “Panitia menegaskan tidak berpihak kepada calon manapun. Panitia juga tidak pernah membuat acara apapun, untuk mendukung kandidat bakal calon pengurus tertentu,” tandas dia.

Ketua PWNU DKI, Dr.H. Syaifullah,M.Pd.  mengatakan, Ormas yang punya komitmen tinggi pada NKRI hanya NU. “Setiap ada acara, pasti baca Al. Quran, Lagu Indonesia Raya dan Yalal wathon serta Sholawat dengan semangat tinggi. Ini harus terus dipertahankan,” tegasnya, Saefullah Juga menambahkan harapannya agar kita sebagai pengurus NU harus selalu menyebarkan amaliyah Nahdliyah kepada seluruh masyarakat baik dari golongan NU maupun masyarakat disekitar lingkungan kita.”

Pada akhir sambutan ketua PWNU memberikan hadiah Umroh untuk pembaca ayat suci Al Qur’an dari Muslimat dan Mars Yalal Wathon dan Indonesia Raya dari Fatayat, tegas H. Saefullah memberikan semangat.

Pada saat sidang pleno Tatib peserta yg hadir dari seluruh MWC bersemangat memberikan masukan dan komentarnya. Saat pembacan sidang tata tertib, dalam sidang tata tertib tersebut di putuskan salah satu syarat adalah pernah mengikuti MKNU. SC juga membuat klausul syarat umur bagi calon Rois dan Ketua tanfidziyah, setelah melalui perdebatan hangat disuasana ruangan yg dingin akhirnya diputuskan melalui voting terbuka untuk kriteria syarat pencalonan ketua tanfidizyah PCNU Jakarta Timur, yang menetapkan minimal umur untuk calon Rois Syuriah dan ketua tanfidziyah Jakarta timur yaitu 40 tahun.

Menurut hasil pantauan dari tim nujakarta.com, ada 2 nama calon Kandidat Rois Syuriyah Jakarta Timur yaitu KH. Ibnu Mulkan dan KH. M. Taufik Damas serta ada  5 Calon kandidat Ketua Tanfidziyah PCNU Jakarta Timur yaitu H. Ahmad Fathonah, Ustdz. Kholilurrahman, H Amiruddin, Ustad H. Ahmad Fathoni, dan Ustadz Syukron Abbas. (Bogor,12/10) Khusen AlBab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *