Konfrensi Cabang NU Jakarta Barat :Demi Perkuat Jam’iyah, Perkokoh Komitmen Organisasi, dan Perteguh Aqidah Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah”

Jakarta| 29/09/2019 NU Jakarta

Sabtu 28 September 2019 Pengurus Cabang Jakarta Barat mengadakan Konfrensi Cabang Jakarta barat di Villa Pelangi Tapos Bogor, Jawa Barat. Acara yang berlangsung selama 2 hari (28-29 September 2019) ini mengangkat tema “Perkuat Jam’iyah, Perkokoh Komitmen Organisasi, Perteguh Aqidah Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah” tersebut di hadiri oleh 230 peserta yang terdiri dari seluruh MWC, Banom serta lembaga- lembaga yang ada di Jakarta Barat

Acara tersebut juga dihadiri oleh KH. Ainul Yakin (PBNU), Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta sekaligus Sekretaris Daerah (SEKDA) Provinsi DKI Jakarta yaitu Drs.H. Saefullah, Rois Syuriah PWNU DKI Jakarta KH. Mahfud Asirun, KH, Ahmad Suaedi (Mustasyar NU), KH. Rohimin (A’wan), KH. Suripno Husen Ketua MUI DKI Jakarta, H Sulaeman (Ketua DMI), KH. Samsul Ma’arif (wakil ketua PWNU DKI Jakarta), Serta para Tokoh NU yang lainnya.

Acara ini dibuka dengan menyanyikannya lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbhanul Wathon yang dipandu oleh Paduan Suara dari Pergunu Jakarta Barat, Sambutan dari Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta Drs.H. Saefullah , Sambutan Walikota Jakarta Barat yang di wakili oleh Wakil Walikota Jakarta Barat M.Zein, sambutan oleh KH. Ainul Yakin perwakilan dari PBNU yang sekaligus membuka kegiatan Konfrensi Cabang Jakarta Barat, dan ditutup dengan do’a yang di pimpin Oleh KH. Mahfudz Asirun.

Menurut Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta H.Saefullah  dalam sambutannya PWNU DKI Jakarta sangat mengapresiasi kepada kepemimpinan NU di Jakarta Barat baik di jajaran Syuriah ataupun Tanfidziyah yang mengerti atas tanggung jawabnya, khususnya  ketua Tanfidziyah yang telah melaksanakan kepengurusan ini. karena sesuai dengan amanat ad/art NU pasal 79 ayat 1 yaitu mengenai konferensi cabang adalah forum permusyawaratan tertinggi untuk tingkat cabang. tujuannya disamping memilih pimpinan yang baru juga membahas program 5 tahun kedepan.

“Pimpinan kedepan di NU Jakarta Barat harus bekerja secara kolektif, untuk membicarakan program harus secara bersama-sama guna hasil kiprahnya  dalam masyarakat dirasakan bersama ciptakan dalam organisasi besar ini  satu visi , karena tangtangan NU kedepannya bukan hanya sekedar materi saj, tapi pengaruh NU bisa tergores tidak laku lagi  dimata masyarakat jika tetap mengandalkan pikiran sendiri. Ucap Saefullah

“Panduan  yang  telah diajarkan oleh rosulullah harus dipahami  dan tertulis dalam qonon asasi nu sebagai berikut :yang artinya “  tangan allah bersama jamaah, apabila ada  diantara jamaah  ada memincil sendiri, maka syaitanpun akan menerkamnya seperti srigala menerkam kambing” sambung Saefullah dalam sambutanya .

Dalam sambutannya, Saefullah juga menyampaikan harapannya kepda kader NU di Jakarta Barat agar siap mimpin satu periode bergerak untuk NU, dan landasi pikiran sebagai kader Nahdlatul Ulama

Konfrensi yang mengusung 2 nama calon Rois Syuryah Jakarta barat yaitu KH. Abdurrahman shoheh dan KH. Ahmad Suaedi, Serta mengusung 3 calon Ketua Tanfidziyah KH. Fahrurozi. KH. Agus salim dan KH. Tatang Firdaus.

Menurut Hasil Pantauan dari Wakil Sekretaris PWNU DKI Jakarta M. Hazami Romli di Villa Pelangi Tapos Bogor, Jawa Barat acara ini berakhir dengan terpilihnya KH. Ahmad Suaedi sebagai Rois Syuryah NU Jakarta Barat, dan KH. Agus salim sebagai Ketua Tanfidziyah NU Jakarta Barat. (29/09)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *