FATAYAT NU Sebagai Benteng Radikalisme Kaum Perempuan

Jakarta| 23/09/2019 NU Jakarta, Jakarta Islamic Center (JIC) Pengurus Fatayat NU DKI Jakarta mengadakan Pelatihan Kader Penggerak Aswaja Fatayat NU Jakarta di  Islamic Center (JIC), Jakarta Utara pada hari Sabtu-Minggu, Tanggal 21-22 September 2019.  acara acara yang di laksanakan duahari tersebut di hadiri oleh 80 orang peserta yang utus dari tingkat Cabang serta Ranting Fatayat NU Se- DKI Jakarta.

Acara ini jga dibuka oleh wakil Ro’is Suryah PWNU DKI Jakarta oleh KH. Sodikin Maksudi. Ia mengatakan dalam sambutannya bahwa “kader Fatayat NU di DKI Jakarta harus mampu bersaing dengan kaum kaum wanita dan harus mampu menyampaikan ajaran Islam Ahlusunah Wal Jama’ah An-Nahdliyah kepada masyarakat sekitar.

Acara ini juga mengangkat tema “Peningkatan Pemahaman ASWAJA untuk mengurangi Radikalisme di Indonesia”. Tujuan dari tema ini ialah untuk mengurangi radikalisme di Jakarta Khususnya untuk kaum perempuan yang ada di Jakarta.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yang kopeten di bidangnya, seperti KH. M. Taufik, LC (Wakil Katib PWNU DKI Jakarta), Dra. Hj. Nunuk mumtazah (Biro DIKMENTAL DKI Jakarta),  dan Ufi Ulfiah, S. Sos.I sebagai Fasilitator.

Menurut Ketua Fatayat NU DKI Jakarta Hj. Rahayu Sri Rahmawati dengan diadakan kegiatan ini  kader generasi penerus Fataya NU harus mampu menjadi duta fatayat nu dan mampu menyebarkan ajaran Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah yang rahmatan lil ‘Alamin.

Menurut  Ufi Ulfiah  dengan diadakan kegiatan ini adalah salah satu modal untuk sahabat-sahabat fatayat NU DKI Jakarta  untuk bisa aktif baik di fatayat NU maupun keperintahan DKI Jakarta.dia juga menambahkan setelah kegiatan ini fatayat NU DKI juga harus bisa menjaga  kader-kader yang ada pada saat ini baik dari tingkat Pimpinan Cabang sampai Banom NU DKI Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *